Talent Coordinator, Profesi Buat yang Suka Nyari Aktor
  • copy tautan!
subscribe

Talent Coordinator, Profesi Buat yang Suka Nyari Aktor

14 May 2018

Bagi kamu yang setelah lulus kuliah nggak mau kerja di wilayah formal seperti pekerja kantoran, ada kok peluang kerja lain di industri kreatif seperti di Production House (PH). Eits, jangan mengira kalau pekerjaan di PH itu pasti jadi kru, kameramen, atau bahkan kuli kabel doang. Di dalam PH itu ada banyak profesi lainnya, salah satunya adalah talent coordinator.

Apaan tuh, talent coordinator?

Biar kamu lebih jelas memahami profesi ini, ADSvokat coba langsung mewawancarai Bernadeta Priti Vidya yang merupakan seorang talent coordinator. Yuk simak wawancaranya.   

Hai kak Priti. Dulu kuliah jurusan apa kak?

Dulu aku kuliah program D3 jurusan Broadcasting, Universitas Indonesia. Jadi, masih nyambung banget sama kerjaanku sekarang sebagai talent coordinator.

 

Lalu, talent coordinator sendiri itu apa sih kak? Kerjaannya ngapain aja?

Talent coordinator adalah orang yang mencari aktor talent untuk kepentingan produksi video iklan atau film. Kerjaannya terdiri dari mulai proses casting, menyesuaikan budget untuk talent, dan memastikan karakter aktor sesuai dengan kebutuhan produksi.

Misalnya, untuk iklan olahraga, aku harus bisa cari orang yang gemar olahraga dan badannya bagus. Pokoknya harus cocok secara fisik dan personal. Dari sini, insting juga jadi faktor penting buat menentukan aktor yang pas. Kadang ngerasa nggak enak sih, karena kerjaannya ngomentarin fisik orang. Hehe.

 

Kapan kak Priti memulai karir sebagai talent coordinator ini?

Awalnya waktu kuliah aku cuma ikut-ikutan senior yang kerja di PH iklan. Aku rela ngerjain apa pun yang diminta sama senior. Intinya pada waktu itu aku belajar. Tapi, lama kelamaan aku menjalin koneksi dengan beberapa produser. Terus, dari sana banyak produser yang ngeliat kemampuan aku memang spesialis di bagian talent coordinator. Akhirnya, aku pun mendalami profesi ini.

Aku nggak pernah sama sekali ngelamar kerja. Dan memang di industri PH seperti ini tuh nggak proses rekrutmen. Aku cuma memanfaatkan koneksiku pada saat itu dan berhasil.  .

 

Apakah kuliah banyak membantu proses pekerjaan sekarang?

Membantu banget. Seperti awal aku bilang tadi, kuliah membuatku belajar membangun koneksi.

 

Apa mata kuliah favorit kakak?

Production film. Karena dulu tuh sempat ada cita-cita naif gitu. Khasnya anak jurusan broadcasting, cita-citanya mulanya pengen jadi sutradara film. Atau minimal asisten sutradara. Tapi nggak kesampain. Akhirnya yang aku dalami adalah di bagian ilmu aktingnya aja.

 

Dulu sempat kepikiran jadi talent aktor juga nggak, kak?

Nggak sih. Karena aku juga nggak terlalu pengen nampang di kamera. Aku pengen jadi di balik layar aja. Jadi, sebenarnya profesi talent coordinator ini bisa jadi alternatif buat mereka yang kurang pede kalau di depan kamera atau nggak fotogenic, tapi suka sama akting.  

 

Profesi ini menjanjikan nggak, kak?

Menjanjikan banget. Soalnya kadang kita kekurangan sumber daya, lho ketika project production udah banyak banget. Fee-nya juga lumayan banget kok. Cukuplah.

 

Pesan untuk mahasiswa yang pengen jadi talent coordinator?

Jangan malu dan harus kuat mental. Jangan malu buat minta kerjaan sama senior dan harus rajin nimbrung sama orang PH. Harus kuat mental, nggak boleh gampang baper juga. Soalnya kadang kalau kamu salah, kamu bukan cuma dimaki, tapi dinyinyirin juga. Yakin deh, kamu bakal bisa masuk di industri ini. Meskipun posisinya juga bukan talent coordinator. Karena di PH itu banyak banget posisi yang kekurangan orang. Dulu, Joko Anwar pernah ngebahas ini. Jadi, peluangnya gede banget.  

 

Dari wawancara ini, sekarang kamu jadi punya gambaran tentang profesi talent cordinator bahwa ternyata industri PH itu prospeknya bagus. Peluang untuk masuk ke industri ini juga besar. Karena memang nggak ada rekrutmen khusus yang ketat. Asalkan mau belajar dan kuat mental. Tertarik masuk industri ini? Punya waktu fleksibel dan bisa menuangkan ide kreatif, #MasaGakMau sih?   

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.