Koperasi: Sistem Bisnis Berbagi Yang Asyik
  • copy tautan!
subscribe

Koperasi: Sistem Bisnis Berbagi Yang Asyik

12 July 2018

Sekarang tuh model bisnis itu udah banyak banget. Dari model bisnis franchise sampai model bisnis a la startup. Makanya nggak heran kalau peluang untuk berbisnis pun semakin besar. Banyak orang berlomba-lomba untuk menjalankan bisnis dengan beragam model yang ada.

Sekarang orang-orang lebih tertarik dengan model bisnis moderen yang memang umum dipakai. Padahal, ada lho model bisnis klasik yang masih relevan untuk dipakai dan dijalankan sampai saat ini. Bahkan, sistemnya lebih asyik dan adil. Sistem bisnis apakah itu?

Sistem itu bernama koperasi. Nah, kebetulan juga tanggal 12 Juli 2018 ini bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional. Koperasi sendiri merupakan sebuah bentuk organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh beberapa orang demi kepentingan bersama. Corak yang paling terlihat dari sistem koperasi ini adalah kekeluargaannya. Inilah yang membuat koperasi sering disebut sebagai sistem ekonomi kerakyatan. Sistem bisnis berbaginya memang asyik untuk dijalankan.

 

Emangnya masih ada orang yang memakai sistem bisnis koperasi ini?

Ada, kok. Salah satunya adalah Hiskia Yosie Polimpung yang merupakan peneliti dan pendiri koperasi riset bernama Koperasi Purusha. Koperasi Purusha merupakan koperasi riset yang dijalankan oleh para peneliti dari berbagai bidang. Setiap anggota yang bergabung dalam koperasi Purusha ini diwajibkan untuk memiliki simpanan sebesar Rp. 500.000,-. Nantinya, uang simpanan tersebut digunakan untuk menjalankan koperasi yang basis produksinya menghasilkan produk pengetahuan dan riset. Keuntungan koperasi akan dibagi secara adil dan merata.

Menurut Hiskia sendiri alasan ia memilih sistem koperasi karena sistem kerangka manajemennya menjunjung tinggi nilai kolektivitas para anggotanya. “Lagipula, keunggulan sistem koperasi ini sistemnya merakyat. Jadi lebih asyik,” ujar Hiskia.

Di balik keunggulannya itu, kekurangannya juga ada. Misalnya, kurangnya eksperimen dalam bisnis. Ini dikarenakan sistem koperasi yang modalnya kecil dan orangnya terbatas.

Tapi, sebetulnya kekurangan sistem koperasi ini tetap bisa disiasati kok kalau kamu bisa kreatif. Nah, barangkali setelah mendapatkan gambaran tentang koperasi ini, kamu dan teman-teman tertarik untuk membuat koperasi. Selamat mencoba, ya!

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.