Kata Siapa Jadi PNS Nggak Seru?
  • copy tautan!
subscribe

Kata Siapa Jadi PNS Nggak Seru?

19 July 2018

Pegawai Negeri Sipil (PNS) belakangan jadi profesi yang diburu orang karena tergiur tunjangannya yang lumayan dan uang pensiun. Nggak heran tiap kali ada pembukaan rekrutmen PNS, yang daftar bisa beribu-ribu orang. Namun, di sisi lain masih ada stigma buruk yang menempel pada profesi ini. Para PNS sering dianggap pemalas dan tukang makan gaji buta. Tapi, apakah anggapan itu betul?

 

Mari kita tanya pada Fitri Mayang Sari yang merupakan PNS di Kementerian Keuangan.

 

Silakan perkenalkan diri…

 

Nama saya Fitri Mayang Sari. Saat ini bekerja sebagai Humas di Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Seketariat Jendral Kementrian Keuangan. Tepatnya saya bekerja pada divisi Government Relations.

 

Dulu saya berkuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) mengambil D3 jurusan Kebendaharaan Negara. Lalu lanjut D4 jurusan Akuntansi di kampus yang sama. Saya juga pernah mengambil S1 jurusan Akuntansi di Institut Perbanas.

 

Lalu, pekerjaan sehari-harinya apa?

 

Sebagai Humas di divisi Government Relations, tugasku adalah menjembatani Kementerian Keuangan dengan Kementrian/Lembaga lain dan Tamu Asing. Contoh, tiga bulan yang lalu aku membantu segala keperluan acara pertemuan antara Kemenkeu RI dengan Kemenkeu Irlandia. Dari urusan administrasi disposisi surat sampai perlengkapan saat acara berlangsung. Kerjanya kayak event organizer (EO) gitulah. Terus selain mengurus pertemuan dengan lembaga pemerintah, aku kemarin juga mengurus pertemuan Kementerian Keuangan dengan Asian Development Bank (ADB).

 

Lantas, apakah ada hubungan antara jurusan kuliah sama kerjaan sekarang?

 

Secara linear sih nggak ada. Tapi, jurusan kuliahku sangat punya sumbangsih besar pada karir yang sudah aku capai saat ini. Tanpa kuliah itu, mungkin aku tidak akan menjadi seperti sekarang.

 

Berkat kuliah di STAN itu, aku bisa melewati berbagai macam jenjang pekerjaan. Saat baru lulus, aku ditempatkan di bagian IT Direktorat Sistem Penganggaran sebagai teknisi dukungan IT. Kerjaan sehari-hariku di sana adalah mengurusi jarin komputer, kabel LAN, menghapus virus sampai menginstall ulang komputer.

 

Kemudian, aku juga sempat menjadi pejabat pengadaan barang saat di Bagian Tata Usaha. Di sini, tugasku mengatur inventaris pengadaan barang. Hingga akhirnya, lima bulan yang lalu aku dipindahkan di posisiku yang sekarang. Semua proses penempaan karir aku ini tentunya tidak terlepas dari peran kuliahku dulu.

 

Apakah ada mata kuliah favorit?

 

Ada. Namanya mata kuliah Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian. Aku suka mata kuliah ini karena sifatnya yang lebih filosofis dan lebih mengajarkan ilmu hidup. Contohnya, waktu itu dosenku menyuruh untuk membuat life map sampai umur 40 tahun. Ternyata, mata kuliah ini membuka jalanku dalam memetakan karir.

 

Apa pendapat kamu tentang profesi PNS yang terkadang dipandang sebelah mata?

 

Menurutku, pandangan sebelum mata itu mungkin datangnya dari orang-orang kota. Tapi, kalau di mata orang daerah, PNS itu profesi yang menjanjikan karena ada jaminan pensiunnya. Bahkan ada yang sampai belain nyogok segala.

 

Nah, kalau orang kota, mereka biasanya memandang kalau yang kece itu ya kerja di perusahaan bonafit. Bukan jadi PNS yang kerjanya rutin dan monoton gitu kesannya. Dari stigma ini, aku juga pernah merasa jenuh dengan profesiku sebagai PNS. Sempat pula mencoba melamar pekerjaan di Bank Indonesia karena tergiur gajinya yang berlipat-lipat itu. Namun akhirnya, tetap saja panggilan jiwaku saat ini ya sebagai PNS di Kemenkeu.

 

Makanya, di Instagramku @fitms89 aku berusaha mengubah pandangan itu, bahwa sebagai PNS kita tetap bisa berprestasi. Aku juga aktif membagikan aktifitasku sebagai volunteer dan beberapa kegiatan internasional agar banyak yang sadar kalau dengan menjadi PNS, tetap bisa berprestasi, kok.

 

Apa pesan kak Fitri untuk mereka yang ingin menjadi PNS?

 

Pesanku, jika nanti berhasil jadi PNS, berusahalah untuk menjadi PNS yang menjaga integritas dan profesionalisme. Lalu, carilah kegiatan yang kalian sukai. Kembangkan kegiatan itu menjadi hal yang positif. Raihlah prestasi sebanyak-banyaknya. Jangan hiraukan mereka yang menganggap PNS sebelah mata. Buktikan kalau kalian bisa jadi PNS yang kece.

 

Nah, jadi stigma buruk tentang profesi PNS itu tidak betul. Karena, sejatinya setiap profesi itu memang punya nilai tersendiri kok. Tapi, apa pun profesimu, kamu tetap bisa membuat setiap aktifitasmu bernilai, lho.

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.