Ikigai: Rahasia Bahagia Orang Jepang dan Panjang Umur
  • copy tautan!
subscribe

Ikigai: Rahasia Bahagia Orang Jepang dan Panjang Umur

14 August 2018

Selain dikenal sebagai negara yang produktif, Jepang juga dikenal memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Menurut data PBB, rata-rata harapan hidup orang Jepang bisa mencapai usia hingga 70 tahun. Tentu, ini angka yang cukup tinggi kalau dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang hanya sekitar 50-60 tahun saja. Namun, ternyata, ada rahasia kebiasaan orang Jepang yang melatarbelakanginya.

 

Apakah itu?

 

Rahasianya adalah filosofi hidup Ikigai. Ikigai sendiri berasal dari kata bahasa Jepang, terdiri dari ‘iki’ yang artinya kehidupan dan ‘gai’ yang artinya realisasi harapan. Sehingga seringkali dipahami sebagai filosofi hidup yang membangkitkan motivasi hidup. Ikigai ini biasanya diterapkan oleh orang-orang Jepang yang merasa hidupnya masih miskin makna dan kurang bahagia. Tapi, belakangan gaya hidup Ikigai ini juga diadopsi oleh orang-orang dari negara lain.

 

Ikigai juga dianggap sebagai gaya hidup yang berkhasiat memunculkan kebahagiaan dan usia panjang.

 

Kunci dari Ikigai sendiri adalah upaya mencari alasan kuat untuk terus menjalani hidup. Alasan yang bisa mendorong siapa pun untuk menjalani hidup dengan penuh semangat. Secara garis besar alasan-alasan tersebut dibagi menjadi empat elemen berikut ini:

 

1.Apa yang kamu cintai?

Elemen ini bisa jadi merupakan pertanyaan yang utama dan pertama dalam gaya hidup Ikigai. Kamu harus mencari tahu apa yang paling kamu cintai dalam kehidupan. Inilah alasan yang akan membuatmu terus bergairah menjalani hidup. Kamu akan rela berkorban untuk hal-hal yang paling kamu cintai di dunia ini.

 

2.Apa kemampuanmu?

Setelah mengetahui apa yang kamu cintai, selanjutnya kamu harus menggali kemampuan yang kamu bisa. Galilah dan kembangkanlah kemampuan ini secara terus-menerus. Bahkan, sampai kemampuan ini jadi kegiatan yang bisa membuat kamu merasa puas dan bahagia.  Jika kamu bisa memasak dan menyukainya, upayakan untuk rutin melakukannya. Karena jika kamu sudah terbiasa, kamu bisa merasa puas dan bahagia hanya dengan melakukan beberapa aktivitas kecil dari kegiatan memasak ini. Misalnya, kamu bisa merasa begitu bahagia hanya karena mengiris bawang.

 

3.Apa timbal balik untukmu?

Setelah kamu merasa enjoy dengan kemampuan yang kamu kerjakan, tentunya kamu juga berharap timbal balik. Nah, timbal balik dari apa yang kamu kerjakan ini nggak melulu berupa uang, lho. Tapi juga hal lain. Misalnya, teman yang kita kenal dari satu komunitas memasak. Secara tak langsung, timbal balik ini juga berpengaruh pada kebahagiaanmu.

 

4.Apa dunia yang kamu butuhkan?

Lalu, ketika kamu sudah selesai dengan elemen-elemen tersebut, langkah akhirnya ialah mempertanyakan sesuatu yang lebih idealis. Seperti apa yang dibutuhkan dunia dari kamu. Ini sejenis misi hidup. Contoh paling nyata misalnya, ketika kamu memiliki minat pada kegiatan berkebun, kamu bisa menjadi minatmu itu sebagai penyelamatan dunia dari ancaman pemanasan global. Misi seperti ini akan membuat hidupmu lebih bermakna.

 

Kamu sekarang sudah mengetahui apa itu Ikigai, langkah selanjutnya ayo ikut mempraktekkan gaya hidup orang Jepang ini. Biar tetap bahagia dan panjang umur, #MasaGakMau sih?

 

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.