Gap Year: Momen Asyik Buat Menggali Jati diri
  • copy tautan!
subscribe

Gap Year: Momen Asyik Buat Menggali Jati diri

27 August 2018

Menganggur setelah lulus kuliah nggak selamanya buruk kok. Ini justru bisa menjadi momen yang baik sebagai proses pencarian jatidiri sebelum memasuki fase kehidupan baru saat bekerja. Di luar negeri sana, menganggur setelah lulus ini disebut dengan istilah Gap Year atau cuti untuk sama beberapa bulan atau tahun. Di Eropa dan Amerika Serikat, Gap Year menjadi trend yang dilakukan oleh para anak muda di sana.  

 

Orang-orang terkenal pun juga pernah melakukan Gap Year, lho. Sebut saja di antaranya Pangeran Harry atau JK. Rowling penulis novel seri Harry Potter.

 

Agar lebih paham, yuk beberapa ulasan soal Gap Year.

 

Kegiatan Selama Gap Year

Selama masa Gap Year, kamu bisa melakukan beberapa kegiatan bermanfaat ini:

 

  1. Travelling

Travelling seringkali hanya dipandang sebagai kegiatan bersenang-senang semata. Padahal, travelling juga punya manfaat guna mengasah kepekaan kita, lho. Saat Gap Year, kamu bisa melakukan travelling ke tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi. Lewat kegiatan ini, secara tak langsung kau juga akan belajar banyak hal baru ketika singgah di berbagai tempat dan melihat orang-orang di sana.

 

  1. Menjadi relawan

Kamu juga bisa meluangkan waktumu untuk menjadi relawan dalam berbagai kegiatan sosial. Banyak kok lembaga non pemerintah yang menyediakan peluang ini. Kegiatan ini juga akan membuat kepekaanmu terhadap sesama bisa semakin terasah.

 

  1. Menjadi freelancer

Satu alasan menjalani Gap Year ialah agar tak terlalu kaget bila nanti memasuki dunia kerja. Namun, ini bukan berarti kamu tak perlu bekerja saat Gap Year. Kamu tetap bisa bekerja dengan waktu yang lebih fleksibel dengan menjadi freelancer.

 

Manfaat Gap Year

 

  1. Mengenal jati diri

Melalui kegiatan selama Gap Year, tanpa sadar kamu akan mulai mengenal jati dirimu. Perlahan kamu akan tahu alasan kenapa kamu hidup dan apa yang harus kamu lakukan nanti saat bekerja. Setelah kamu mengenal jati dirimu, otomatis kamu juga akan tergerak untuk menggali potensimu.

 

  1. Menemukan bahan impian baru

Saat menjalani Gap Year ini, kamu juga bisa tanpa sengaja menemukan impian baru, lho. Buktinya, JK Rowling menemukan impian untuk menulis novel Harry Potter tersebut pada saat menjalani Gap Year. Melalui masa ini, ia banyak mendapatkan ide seru.

 

  1. Relaksasi sebelum kerja

Gap Year juga punya fungsi agar kamu relaks kembali setelah suntuk mengerjakan skripsi saat kuliah. Ini juga bisa menjadi momen relaksasi agar kamu tidak kaget atau canggung saat bekerja nanti.

 

Resiko Gap Year

 

  1. Jadi malas

Karena kelamaan bebas tanpa jadwal wajib, banyak juga pelaku Gap Year yang terlena. Akhirnya, mereka jadi malas lagi ketika nanti bekerja. Maka dari itu, meskipun kamu menjalani Gap Year, upayakan untuk terus mengisi kegiatan.

  1. Cap pengangguran

Jangan heran pula ketika menjalani Gap Year, kamu mendapatkan cap pengangguran. Tak perlu dihiraukan. Karena orang lain memang tidak tahu jika kau sedang menjalani Gap Year.

  1. Membutuhkan banyak biaya

Ketika menjalani Gap Year, kamu juga harus siap dengan resiko finansial yang akan kamu tanggung. Karena, kamu belum bekerja secara penuh dan kamu tentu nggak boleh minta uang jajan lagi. Padahal, pengeluaran saat Gap Year itu juga nggak sedikit.

Beberapa gambaran soal Gap Year ini bisa jadi pertimbangan buat kamu yang ingin rehat sejenak setelah lulus kuliah. Jadi, apakah kamu siap melakukan Gap Year?

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.