Bingung Caranya Dapat Beasiswa Kuliah Di Luar Negeri?
  • copy tautan!
subscribe

Bingung Caranya Dapat Beasiswa Kuliah Di Luar Negeri?

20 June 2018

Setelah lulus kuliah, biasanya kamu dihadapkan kepada dua pilihan antara bekerja atau berwirausaha. Namun, jika kamu tak berminat pada dua pilihan tersebut dan merasa masih ingin menimba ilmu lebih, kamu bisa mencoba kesempatan kuliah di luar negeri.

 

Tapi, kalau nggak punya biaya gimana dong?

 

Tenang, banyak sekali program beasiswa kuliah keluar negeri yang tersedia. Kamu tinggal pilih salah satu program yang sesuai dengan latar belakang kamu. Agar lebih jelas, ADSvokat akan memberikan beberapa cerita dari orang-orang yang sudah pernah mendapatkan beasiswa keluar negeri.

Maria Agatha Rina, Peraih Beasiswa Erasmus Mundus

 

“Mulanya aku mendapatkan Erasmus Mundus ini karena memang udah dari dulu tertarik sama beasiswa ini. Beasiswa ini merupakan salah satu beasiswa unggulan buat kuliah di Eropa. Aku mendapatkan beasiswa ini untuk kuliah S2 Communication and Information Sciences di Tilburg University, Belanda. Semuanya full akomodasi, dari mulai uang saku sampai flat tempat aku tinggal.”

 

Proses untuk mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus kira-kira begini:

1.Siapkan semua dokumen persyaratan

Pertama, jelas kamu harus menyiapkan semua dokumen yang disyaratkan dalam beasiswa tersebut. Seperti misalnya sertifikat TOEFL dan IELTS.

2.Apply motivational letter

Selanjutnya, kamu biasanya akan disuruh untuk membuat lamaran beasiswa dengan motivational letter. Ini ada trik khususnya supaya diterima. Upayakan paragraf pertama itu bercerita personal story atau masalah yang ada di sekitar kamu. Kemudian, coba gambarkan bahwa ilmu dari beasiswa nanti akan berguna sekali sebagai solusi masalah tadi.  

3.Panggilan

Setelah melalui proses screening, dulu aku dipanggil langsung sama lembaga yang mengurusi beasiswa Erasmus Mundus. Tujuannya adalah untuk obrolan mengenai tahap keberangkatan. Aku disuruh mengurus visa, paspor, sampai menerjemahkan akte kelahiran ke dalam bahasa Inggris.

4.Berangkat

Terus berangkat deh. Di sana, aku tinggal di sebuah flat yang memang sudah termasuk akomodasi beasiswa ini.

 

Muhamad Daud, Peraih Beasiswa LPDP

 

“Aku dulunya kuliah di Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Lalu, aku punya kesempatan lanjut S2 di Robert F Wagner Graduate Shcool of Public Service, New York University dengan sponsor program beasiswa  LPDP. Aku ngerasa beruntung banget karena semua akomodasi ditanggung. Dan untuk mendapatkan beasiswa ini, aku juga sempat gagal. Namun, setelah belajar dari pengalaman aku berusaha untuk mengemas selling skill-ku lagi. Sehingga, aku punya beberapa tips khusus jika ingin mengambil program beasiswa LPDP ini:

 

1.Tetapkan tujuan yang jelas

Pertama, kamu harus tahu dulu tujuan kamu cari beasiswa ini apa. Lalu, buatlah semacam beberapa faktor yang menjadi motivasi kamu. Ingat, beasiswa ini tujuannya adalah untuk mendukung studi yang kita pilih, jadi jangan sampai kebalik. Misalnya, kita lebih ngejar dana beasiswanya tapi pas kuliahnya males-malesan. Padahal kan tujuan utamanya belajar. Kalau motivasinya salah, hasilnya juga tidak akan maksimal.

  1. Rajin cari informasi

Jangan pernah sungkan buat cari informasi mengenai Universitas tersebut. Karena nggak semua beasiswa udah sepaket sama Universitas. Kadangkala kita dituntut untuk rajin bertanya. Jangan malu juga jika ingin bertanya langsung melalui email. Ini penting agar kita tahu persyaratan Universitas tersebut. Oiya, untuk menggali informasi bisa juga melalui WNI yang tinggal di negara yang ingin kamu tuju.   

3.Siapkan bahan jawaban saat wawancara

Upayakan ketika wawancara, kamu bisa melakukan selling skill yang baik. Bayangkan dirimu sebagai yang diharapkan oleh si pewawancara.

4.Jangan lupa tujuan

Kalau udah di luar negeri, jangan lupain tujuan awal kamu mendapakan beasiswa. Jangan sampai betah di luar negeri dan akhirnya nggak mau pulang. Ingat, sama tanah air ya.

 

Sekarang ada gambaran kan gimana caranya mendapatkan beasiswa keluar negeri. Namun, sebelum memutuskan untuk mencari beasiswa ke luar negeri, kamu bisa memulainya dengan menyerap banyak pengalaman terlebih dahulu dari aplikasi ADSvokat.

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.