Au Pair: Cara Lain Untuk Cari Pengalaman Tinggal Di Luar Negeri
  • copy tautan!
subscribe

Au Pair: Cara Lain Untuk Cari Pengalaman Tinggal Di Luar Negeri

29 June 2018

Banyak jalan untuk bisa merasakan pengalaman hidup luar negeri. Bisa pakai biaya sendiri, bisa pula pakai biaya dari program beasiswa. Tapi, sayangnya nggak semua orang bisa beruntung punya uang banyak buat hidup di luar negeri dan nggak semua orang bisa beruntung lolos seleksi beasiswa yang ketat. Karena sekali lagi, semuanya soal keberuntungan.

 

Tapi, eits tunggu dulu. Masih ada alternatif lain kok buat kamu yang ingin menimba pengalaman di luar negeri. Kamu bisa mencoba sebuah program yang namanya Au Pair.

 

Apa itu Au Pair?

Au pair itu berasal dari bahasa Perancis yang artinya on pair atau sejajar. Jika didefinisikan secara sederhananya itu kegiatan balas jasa. Nah, ketika mengikuti program ini kamu akan diangkat menjadi keluarga angkat oleh warga lokal di sana. Nantinya kamu akan ditugaskan untuk bekerja mengurus rumah atau mengurus anak.

Tapi jangan menganggap posisi ini sebagai pekerjaan pembantu, ya. Sebab kamu benar-benar dianggap sejajar dalam keluarga. Kamu pun juga akan mendapatkan berbagai macam fasilitas dari mulai makan dan kebutuhan sehari-hari. Makanya program Au Pair juga sering disebut sebagai exchange culture program.  

 

Kriteria umum Au Pair

Untuk mengikuti program ini, kamu harus memenuhi sejumlah kriteria berikut ini:

  1. Bisa berbahasa asing minimal bahasa Inggris (sesuai dengan negara tempat kamu menjalani Au Pair)
  2. Usia kamu rata-rata harus 18-30 tahun. Harus masih muda.
  3. Harus single alias belum menikah.

Jika kamu memenuhi beberapa kriteria tersebut, kamu bisa mulai mencobanya.

 

Daftar Negara Penyelenggara Au Pair

Tak semua negara punya program Au Pair. Kebanyakan penyelenggaranya memang hanya beberapa negara maju saja. Beberapa negara yang menyelenggarakan program Au Pair antara lain:

 

  1. Amerika

-Calon Au Pair harus berusia 18-30 tahun.

-Kamu akan mendapatkan uang mingguan sebesar $ 139,5 (dollar Amerika) yang sesuai dengan standar gaji minimum Amerika Serikat

-Waktu kerja 10 jam per hari

-Kamu berhak mendapatkan hak libur akhir pekan

-Kamu harus mengajukan visa J-1

-Masa kontrak 12 bulan

-Harus bisa berbahasa Inggris dengan baik

 

  1. Australia

-Calon Au Pair harus berusia 18-30 tahun

-Rata-rata kamu akan mendapatkan gaji 180-220 AUD (dollar Australia)

-Kamu harus memiliki working holiday Visa

-Berhak atas libur akhir pekan

-Masa kontrak 12 bulan

-Tidak ada syarat khusus mengenai bahasa. Namun, paling tidak kamu harus bisa bahasa Inggris tingkat lanjut.

 

  1. Inggris

-Calon Au Pair harus berusia 17-27 tahun

-Kamu akan mendapatkan uang saku sebesar 55 poundsterling setiap minggunya.

-Waktu kerjanya 5 jam per hari

-Harus memiliki working holiday Visa

-Masa kontrak 2 tahun

-Wajib bisa bahasa Inggris

 

  1. Belanda

-Calon Au Pair harus berusia 18-25 tahun

-Kamu akan mendapatkan uang saku bulanan sebesar 340 euro

-Maksimal kerja 8 jam per hari

-Berhak atas libur akhir pekan

-Masa kontrak 12 bulan

-Tidak diwajibkan bisa bahasa khusus. Namun minimal bisa bahasa Inggris.

Begitulah Au Pair sebagai alternatif lain kalau kamu nggak bisa tinggal di luar negeri pakai biaya sendiri atau beasiswa. Namun, yang mesti diingat, program ini juga harus melalui proses seleksi, lho. Jika kamu tertarik untuk mengikuti program ini, kamu bisa coba mengunjungi situs www.aupairworld.com. Selamat mencoba!

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.