Andreas Wullur, Bos Anak Band yang Pernah Dipecat
  • copy tautan!
subscribe

Andreas Wullur, Bos Anak Band yang Pernah Dipecat

09 April 2018

Kalau kamu bukan anak musik, nama Andreas Wullur pasti asing di telinga kamu. Tapi kalau kamu tahu band Seringai, Samsons, dan Armada, cowok inilah yang pernah berjasa besar membesarkan nama-nama band tersebut.

 

Saat ini Andreas Wullur menjabat sebagai Founder VMC Music, yakni sebuah label sekaligus artist management serta agency di bidang musik. Udah jadi bos di dunia musik lah pokoknya. Tapi jangan lihat enaknya doang. Seorang Andreas Wullur membangun karirnya dari bawah banget. Mulai jadi crew band, sampai pernah makan mi instan setiap hari karena saking nggak punya duitnya. Nggak percaya? Baca nih fakta-fakta lainnya mengenai Andreas Wullur bikin kamu nggak nyangka:

  1. Bukan berasal dari keluar tajir

Andreas Wullur membuka jalan karirnya sendiri dengan cara mengikuti passion-nya di bidang musik.

  1. Memulai karir sebagai crew band

Grup musik Step Forward dan Seringai adalah tempat ia menimba ilmu cara me-manage sebuah band. Dengan modal nekad, ia kemudian loncat jadi manajer band Samsons.

  1. Pernah hidup susah banget

Saking susahnya, Andreas Wullur pernah tinggal di kamar kos yang isinya empat orang. Serial hari mereka patungan untuk makan mi instan. Wullur sampai jualan DVD bajakan untuk mencari uang tambahan. Tapi sekarang kerja kerasnya terbayar. Setelah jadi bos di dunia musik dan ia kini punya rumah di kawasan elit Pondok Indah

  1. Pernah dipecat

Wullur pernah dipecat gara-gara datang telat pas soundcheck. Hal ini membuat ia jadi belajar untuk amat menghargai waktu.

  1. Nggak pernah menyesali semua pilihan nekadnya

“Kalau lo emang suka, ya lakuin aja. Nggak usah dengerin kata orang. Sibukin aja diri lo kejar mimpi lo,” ujarnya.

  1. Nekad tapi terukur

Meskipun Wullur mengakui selalu bermodal nekad dalam menata karirnya, ia mengakui bahwa semua pilihan harus dilakukan dengan bijak. “Lebih susah jadi orang baik ketimbang orang pintar,” ungkapnya.

  1. Udah praktekin semua teori di buku

Begitu baca buku motivasi dan bisnis, ternyata sudah banyak metode dan teori yang sudah ia praktekkan melalui aksi nekadnya. “Gue udah 13 tahun berkecimpung di industri musik. Begitu baca buku, ternyata yang pernah gue lakuin udah ada di buku. Padahal waktu itu gue ngelakuin berdasarkan insting aja. Gue bahkan nggak tahu kalau tindakan gue itu ada nama metodenya.”

  1. Bangun perusahaan dengan modal kartu kredit

“Kartu kredit saya pake untuk beli furnitur kantor,” kenangnya

  1. Challenge untuk orang nekad itu beda

Menurut Wullur, menghasilkan uang dari hal yang kita suka itu gampang. Challenge yang besar itu adalah bagaimana kita menghasilkan uang dari hal yang kita nggak suka.

  1. Definisi suksesnya bukan perkara materi

“Kalau kita sudah berguna buat semua orang, maka itu sudah sukses. Bukan dilihat dari materi.”

 

Yuk, belajar lebih dalam lagi kiat-kiat sukses dengan modal nekad ala Andreas Wullur. Temui dia di ADSvokatX Youth Conference pada hari Minggu, 29 April 2018 di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta, pukul 13:00 -21:00. GRATIS! Daftarkan dirimu segera di sini http://bit.ly/YouthXConference_PC

Sukses dengan modal nekad, #MasaGakMau?

 

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.