ADSvokatX Youth Conference Seru Parah!
  • copy tautan!
subscribe

ADSvokatX Youth Conference Seru Parah!

30 April 2018

Acara ADSvokatX Youth Conference yang diselenggarakan di Epicentrum XXI Kuningan 29 April 2018 lalu serunya parah! Ratusan ADSvokator tampak begitu antusias untuk memperoleh ilmu yang nggak pernah diajarin di kampus mereka. Semua ilmu itu langsung disampaikan oleh yang ahli di bidangnya. Ada Marvin Suwarso yang sudah malang melintang di dunia coaching, Andreas Wullur dengan segudang pengalaman di industri musik, dan Edward Suhadi fotografer ternama dan pemilik agensi Ceritera ID yang super kreatif.

Antusiasme dari para ADSvokator ini sudah keliatan sejak pukul 11.30 WIB, padahal acara baru dimulai pukul 13:00 WIB. Meja panitia bagian konfirmasi pendaftaran terlihat sudah sibuk. Para ADSvokator dengan tertib ikut mengantri untuk melakukan scan QR Code. Setelah konfirmasi sukses, mereka akan mendapatkan goodie bag lucu berisi kaos ADSvokat dan snack.

Sebelum memasuki ruang konferensi, para ADSvokator mengisi waktu berinteraksi dengan ADSvokator dari kampus lain. Bahkan sampai ada yang udah tukeran nomor WhatsApp, lho. Gercep banget, deh. Para ADSvokat juga tidak mau melewatkan momen berfoto ria di Kotak photo booth yang disediakan oleh ADSvokat. Semuanya disediakan oleh ADSvokat secara cuma-cuma.

Saat acara akan dimulai, para ADSvokator dipersilakan untuk langsung memasuki ruang bioskop. Tanpa disuruh, mereka semua memilih untuk duduk di depan. Karena mereka ingin menyimak materi dengan seksama dan dekat dengan para pembicara.

Kemudian acara pun dibuka oleh MC Nona Feli yang tampil dengan gayanya yang heboh. Nona Feli menyapa para ADSvokator sebelum ia kemudian memanggil Daniel Tumiwa selaku Chief of ADSvokator.

Pada sesi ini, Daniel Tumiwa berbagi segudang pengalaman suksesnya saat bekerja di beberapa perusahaan ternama. Mulai dari waktu bekerja di MTV Asia sampai di OLX Indonesia. Tak lupa, Daniel Tumiwa juga menceritakan latar belakang berdirinya ADSvokat. ADSvokat dibuat semata-mata agar bisa menjadi wadah pengembangan diri generasi emas Indonesia. Maka dari itu, ia juga mengingatkan agar para ADSvokator terus mau mencari “why” atau dasar alasan tujuan diri mereka masing-masing.

Daniel Tumiwa menekankan bahwa generasi saat ini harus aktif menjual nilai dirinya. “Jangan mau ngerjain sesuatu yang gratisan. Semua yang kamu lakukan harus ada harganya. Agar ‘value’ kamu juga ikut nambah”.

Daniel Tumiwa kemudian memanggil Fauzan Nasrulloh, mahasiswa jurusan Hukum Ekonomi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta untuk berbagi kesannya saat menggunakan aplikasi ADSvokat.

Aplikasi ADSvokat, menurut Fauzan yang tak lain adalah seorang ADSvokator aktif, sangat berguna bagi dirinya untuk proses mengembangkan diri. Fauzan yang anak rantau asal Tasikmalaya ini juga mengaku bisa mendapatkan banyak ilmu bermanfaat dan uang saku tambahan. “Dari ADSvokat, saya bukan sekadar dapat uang saku tambahan. Tapi juga ilmu bermanfaat. Ini berharga banget buat saya. Apalagi saya ini anak rantau,” ujarnya dengan penuh kepuasan.

Seusai sesi ini, diteruskan coaching oleh Marvin Suwarso yang merupakan Coach di Action Coach Indonesia langsung menyampaikan materi Succesful Mindset. Marvin Suwarso menekankan tidak akan menunjukkan kunci sukses, tetapi ia hanya ingin mengarahkan para ADSvokator untuk menemukannya sendiri.

Kunci sukses itu mudah dibuat. Asalkan kalian tahu apa yang ingin kalian capai,” kata Marvin menyemangati para ADSvokator. Agar interaksi dengan para ADSvokator semakin dekat, Marvin memulai membuat permainan otak kanan dan otak kiri. Hiruk pikuk acara jadi semakin meriah. Saat sesi tanya jawab dimulai, langsung ada dua ADSvokator yang bertanya kepada Marvin.

Yang pertama adalah Intan Azkia Paramitha, mahasiswi jurusan Kebidanan STIKES Indonesia Maju Jakarta. Ia bertanya “Bagaimana caranya menyakinkan diri akan passion kita?” Intan mengaku dirinya bingung ketika memilih antara pilihan menjadi bidan atau mencari pekerjaan lain.

Menurut Marvin Suwarso, setiap pilihan harus ditentukan oleh alasan yang kuat dan rasional. “Jika alasan tersebut belum ada, sebaiknya jangan memaksakan diri memilih passion,” jawabnya.

Sedangkan Nurdyaningsih, mahasiswi sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta bertanya “Bagaimana caranya agar tidak menyerah ketika mencapai tujuan? Misalkan ketika sedang menulis novel, bagaimana agar novel tersebut rampung dan hasilnya bagus.”

Marvin Suwarso menjawabnya dengan sederhana dan to the point,“Setiap proses pencapaian tujuan harus melibatkan emosi yang kuat dan tulus. Karena ini yang membuat sebuah karya menjadi luar biasa.”

Bagian acara berikutnya diisi oleh Andreas Wullur yang merupakan Founder VMC Music. Andreas Wullur membeberkan semua rahasianya di materi Sukses Itu Milik Orang Nekad & Mau Belajar. Ia mengaku bukan terlahir dari keluarga kaya raya. Bahkan ia tak pernah kuliah karena ketiadaan biaya. Namun, ia membuktikan bahwa nekad dengan pertimbangan yang terukur bisa mengantarkan pada kesuksesan. “Saya tahu waktu tepat untuk mengambil kesempatan. Dan saya berani mengambilnya.” Terbukti, pria yang tadinya pernah menjadi pedagang CD bajakan ini kita menjadi salah satu orang tersukses di industri musik Indonesia.

Pada saat sesi tanya jawab, Vio Nica Fisri, mahasiswi jurusan Kedokteran Universitas Yarsi bertanya bagaimana cara meyakinkan orang tuanya tentang minatnya yang sesungguhnya.

Andreas Wullur hanya meyakinkan agar Vio harus berani mengambil kesempatan. “Sebab, kesempatan tidak datang dua kali,” tukas Andreas Wullur sembari meyakinkan Vio. Karena pertanyaan berani ini, Vio berhasil mendapatkan kesempatan langka magang dengan Andreas Wullur.

Keseruan ternyata masih berlanjut. Kali ini para ADSvokator akan mendapatkan materi Sukses itu Milik Orang Kreatif dan Kritis dari Edward Suhadi yang merupakan fotografer ternama dan pemiliki agensi Ceritera ID. Edward menceritakan pengalamannya selama bekerja di industri agensi kreatif. Tapi, menurutnya masih banyak orang yang salah kaprah memahami makna kreatif itu sendiri. Masih banyak yang menyamakan orang yang gaya berpakaiannya aneh itu adalah orang yang kreatif.

“Padahal nggak kayak gitu. Kreatif adalah kemampuan untuk menghubungkan dua hal yang tadinya sama sekali nggak berkaitan. Dan caranya, benar-benar fresh alias nggak grandma-grandma also know,” kata Edward Suhadi yang langsung disambut oleh gelak tawa para ADSvokator.

Saat dibuka sesi tanya jawab, Samuel Ishak Putra, mahasiswa jurusan Kimia Kalbis Institute mengutarakan kegelisahannya. Ia mengaku idenya sering ditolak oleh atasannya. “Maka, kira-kira bagaimana caranya agar ide kita diterima?”

Edward Suhadi menjawab pertanyaan Samuel itu secara blak-blakan. Jika ide tersebut ditolak terus, mungkin idenya memang buruk. Maka dari itu, jangan pernah merasa spesial. Karena justru posisi ini tidak akan membawa kita belajar. Para ADSvokator merasa puas sekali dengan pembawaan Edward Suhadi yang menarik dan lucu. Meskipun begitu, meraka masih haus akan ilmu baru lainnya.

Acara pun berganti. Marvin Suwarso diberi kesempatan untuk meneruskan acara selanjutnya dengan materi Komunikasi Sukses Itu Milik Orang Yang Bisa Mengekspresikan Diri & Berkomunikasi. Ini merupakan bagian materi yang seru sekali. Karena di sini ADSvokator dibimbing untuk menganalisa tipe kepribadiannya masing-masing. Nantinya, setiap tipe akan mendapatkan feedback agar bisa berkomunikasi dengan bermacam-macam karakter orang.

Memasuki pukul 18:00 para ADSvokator diberi jeda untuk beristirahat, beribadah sholat maghrib, dan dinner spesial.   

Setelah jeda, para ADSvokator dipersilakan lagi untuk masuk bioskop. Marvin Suwarso kembali mengisi materi Creating Your Life Goal & Target. Para ADSvokator diajak untuk berani membuat tujuan dan targetnya di masa depan kelak dalam bagan yang disebut sebagai Bucket List. Dari mulai keinginan bertemu idola sampai keinginan untuk melakukan hal-hal konyol.

Meskipun waktu sudah cukup larut, ternyata para ADSvokator masih belum kehilangan semangatnya. Mereka dengan riang mengisi Bucket List-nya sampai sesi ini berakhir.   

Tak terasa waktu semakin larut. Tetapi para ADSvokator masih terlihat menunggu sebuah pengumuman penting. Untuk mengisi jeda ini, ADSvokat memberikan kesempatan kepada Intan Azkia Paramitha, mahasiswi jurusan Kebidanan STIKES Indonesia Maju Jakarta naik ke panggung untuk membagikan ceritanya saat menggunakan ADSvokat dan bagaimana ADSvokat membantunya.

“ADSvokat membantu banget. Uangnya benar-benar bisa dicairkan lewat mesin ATM tanpa kartu ATM. Nominalnya lumayan banget untuk ukuran mahasiswa. Apalagi waktu akhir bulan kayak sekarang,” ungkap Intan dengan penuh keriangan.

Seusai cerita kesan Intan, acara diakhiri dengan pengumuman pemenang paket liburan ke Yogyakarta dan pemenang lomba Video bersama Marvin Suwarso.

Pemenang liburan ke Yogyakarta adalah Defita Natali mahasiswi jurusan Manajemen Pemasaran Industri Politeknik APP Jakarta. Menurutnya, hadiah ini mengejutkannya sekali. “Beneran deh. Kayak mimpi. Akhirnya aku bisa pergi ke Yogyakarta tempat asalnya idolaku, Duta Sheila On 7. Terima kasih ADSvokat!”

Sedangkan pemenang lomba video testimoni berhadiah mentoring gratis bersama Marvin Suwarso, dimenangkan oleh I Kade Hendrick Putra Kurniawan, mahasiswa jurusan komputer Universitas Indonesia.

 

Setelah acara berakhir, para ADSvokator dipersilakan untuk mengambil sertifikatnya. Nantinya, sertifikat ini akan sangat berguna sekali untuk dimasukkan dalam CV sebagai credit point saat ingin melamar kerja.

 

Bahkan menurut, Slavia Devionita, mahasiswi jurusan Komunikasi Universitas Muhamadiyah Malang, acara ADSvokat ini berguna sekali untuk menambah pengalamannya. “Aku jauh-jauh dari Malang buat ikutan acara seru ini. Menurutku acara ini bagus bagus banget untuk menambah pengalamanku.”

Seru kan acaranya? Jarang-jarang ada acara dengan banyak manfaat seperti ini yang diadakan gratis begitu saja. Dijamin deh, yang nggak ikut acara ADSvokatX Youth Conference kemarin nyesel parah. Makanya, agar tak menyesal, pakai terus aplikasi ADSvokat dan pantengin terus akun Instagram @ADSvokat. Tunggu kami di acara berikutnya ya!

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.