ADSvokat Seru-Seruan di Technopreneur 2018, UNPAD Dipatiukur!
  • copy tautan!
subscribe

ADSvokat Seru-Seruan di Technopreneur 2018, UNPAD Dipatiukur!

08 May 2018

Semua orang bisa jadi pengusaha, termasuk kamu. Namun ini semua tergantung sama usaha kamu, guys. Pepatah mengungkapkan, “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Pepatah ini memang bisa membuat kita semakin semangat buat menuntut ilmu. Apalagi di usia muda seperti sekarang. Ada banyak kesempatan yang bisa kamu raih buat mendapatkan ilmu.

 

Nah, seperti kesempatan yang diberikan oleh Universitas Padjajaran (UNPAD) kepada anak muda kota Bandung ini. Pada hari Minggu, 6 Mei 2018, UNPAD mengadakan acara Technopreneur 2018. Di sini para peserta acara yang kebanyakan adalah mahasiswa UNPAD menggali ilmu tambahan mengenai entrepreneurship dari para ahlinya, salah satunya adalah ADSvokat.

Pembicaranya antara lain, Co-Founder & CEO DailySocial.id Rama Maumaya, Product Owner of Doku Merchant Sandi Fajariadi, IT Head E-mas Orori Ihsan Kurniawan, dan Co-Founder ADSvokat dan Chief Operations Officer Achmad Moesadad Shatrie di acara yang terbuka untuk umum itu.

 

Dalam acara ini, ADSvokat yang diwakili oleh pria yang akrab disapa Usa ini, membuka materi dengan bercerita tentang awal karirnya sampai ia berani mendirikan startup ADSvokat. Ia pun memberikan tips bagaimana menjadi seorang technopreneur kepada teman-teman mahasiswa yang datang. Tak hanya itu, ia juga menantang para mahasiswa untuk peka terhadap sekitar dan memberikan ide bisnis yang berangkat dari kebutuhan lingkungan.

Husni Rofiq Muttaqin

Seperti Husni Rofiq Muttaqin (21), yang merupakan lulusan SMK 1 Cimahi yang ingin membuat website tukar buku karena melihat banyaknya orang memiliki buku sisa yang tidak terpakai dan ada orang lain yang membutuhkan buku tersebut.

 

Irma Rosmawati, mahaiswa Manajemen Universitas Widyatama

Begitu juga diungkapkan Irma Rosmawati (22) mahasiswi Universitas Widyatama Manajemen yang memiliki keinginan membuat aplikasi Tukang Sayur untuk membantu ibu rumah tangga yang memiliki banyak kesibukan. Aplikasi inilah yang bisa memudahkan para ibbu memilih paket menu yang sudah tersedia lengkap dengan harganya.

 

Muhammad Fahmi, mahasiswa Teknik Informatika UNPAD

 

Tak hanya itu, Muhammad Fahmi (20), mahasiswa UNPAD Teknik Informatika, ingin membuat aplikasi berisi biaya diagnosa setiap dokter di aneka rumah sakit. Supaya masyarakat bisa memprediksi harga setiap dokter ketika mereka ingin pergi ke Rumah Sakit untuk berobat.

 

Setelah melemparkan tantangan ide bisnis, Usa pun memberikan tips berwirausaha. Salah satunya adalah menemukan teman yang bisa diajak bisnis bersama dan mereka yang bisa mendukung ide-idemu. Tak hanya itu, kamu juga harus melakukan research. “Tanyakan produk yang ingin kamu buat pada teman atau keluarga. Beruntung keluarga saya adalah orang-orang yang jujur dan bisa memberikan masukan terhadap bisnis yang sedang saya geluti,” ungkapnya.

Booth ADSvokat di UNPAD diserbu peminat

 

Di akhir materinya, Usa menjelaskan project yang sedang ia kerjakan, yaitu ADSvokat yang merupakan platform aplikasi pemberdayaan mahasiswa melalui iklan brand. Setelah menjelaskan cara kerja ADSvokat, beberapa peserta pun beramai-ramai mendatangi booth ADSvokat di depan aula. Mereka pun segera download ADSvokat dan langsung praktek.

 

Mau dapat ilmu seru dari ADSvokat? Jika kamu ingin kampusmu didatangi ADSvokat, yuk kirim undangannya via e-mail ke support@adsvokat.com atau Direct Message via Instagram @adsvokat atau Line @adsvokat (pakai @). Sampai ketemu di kampusmu ya, guys!

Download sekarang juga untuk bergabung dengan ADSvokat!

Get it on Google Play
apps adsvokat
Created with Sketch.